5 Comments

Resensi: album The Girl Who Went Away dari Dido

Girl_Who_Got_Away

IBRAHNYA: Siapa sih bancik yang gak doyan Dido (terutama yang batem)?. —-bentuknyapun sekarang dalam ukuran yang beragam berikut warna warna cerah. Dengan teknik menyanyi yang minim usaha mencapai nada lengking, menurut Suhu Ocrit si mbak Dido kian kemari kian terpuruk. Meskipun single keduanya No Freedom menurut Suhu bagus sekali, namun secara keseluruhan album Girl Who Got Away kali ini miskin energi. Suhu mah tetep suka ya denger lagu lagu pencair suasana bunuh diri macam isi album ini, tapi memang puncak karir mbak Dido sih Suhu rasa cuma di album pertamanya No Angel.

SAYANG KALO STATUSNYA “GAK SINGLE: Menurut Suhu track Blackbird membuat Dido keluar dari zona nyaman, lagunya lumayan bersahabat ama dediskoan.

SANGAT DIREKOMENDASIKAN DIDENGAR: ketika harus ngaduk santan rendang berjam jam sepanjang malam yang mati lampu dan cuma ditemenin temaram api kompor.

NILAI BEHA: Payung segede beha yang bikin nambah kebasahan kalo dipake pas hujan.

RESEP ALTERNATIF: Dua album Jem, Finally Woken dan Down To Earth bisa menggantikan suara mbak Dido untuk urusan lagu lagu jenis meratap..

About Suhu Ocrit

Dukun binan yang hidup merakyat layaknya makhluk Indonesia kebanyakan dan pula meggemari kegiatan makan nasi dengan lauk Mie Instant.

5 comments on “Resensi: album The Girl Who Went Away dari Dido

  1. Album The Girl Who Went Away adalah album ke empat dari Dido, yang rilis di Eropa tanggal 4 Maret 2013 kemarin. sedangkan untuk wilayah Amerika baru rilis tanggal 26 besok. (kalo gak salah)

    Mari kita beri nilai dari rungon by rungon:
    Nilai A: Silikon Suhu Ocrit pecah tumpah ke rendang saking berdebarnya.
    Nilai B: Suhu berhenti ngaduk rendang, kemudian terhenyak sejenak sembari nangis.
    Nilai C: Suhu mengaduk rendang sambil ngelamun manggut manggut.
    Nilai D: Suhu dengernya sambil makan sutil.
    Nilai E: Suhu pergi ke hutan cari kayu bakar.

    B. untuk 01. No Freedom
    A. untuk 02. Girl Who Got Away
    B. untuk 03. Let Us Move On (featuring Kendrick Lamar)
    B. untuk 04. Blackbird
    C. untuk 05. End of Night
    B. untuk 06. Sitting On the Roof of the World
    C. untuk 07. Love to Blame
    E. untuk 08. Go Dreaming
    E. untuk 09. Happy New Year
    E. untuk 10. Loveless Hearts
    B. untuk 11. Day Before We Went to War

  2. Tacik menambahkan:

    1. Kalau menurut iTunes, album versi Deluxe nya bahkan sudah dirilis per 1 Maret 2013, dengan total 18 lagu dengan tambahan Let Us Move On (beda versyong), All I See (feat Pete Miser), Just Say Yes, Let’s Runaway, Everything To Lose, Lost, dan No Freedom (Benny Bennasi Remix). Harganya 75 ribu Rupiah saja.

    2. Menurut Tacik, selain Girl Who Got Away yang emang ciamik, lagu lagu lainnya hampir setipe semua gitu. Boring. Banget. Kalopun ada yang musiknya udah ajeb ajeb, suara mbak Dido ini kayak ngeredam, jadi nurunin mood lagi. Mungkin Suhu dan yang lainnya perlu mendengarkan All I See sama Just Say Yes yang agak beda lah.

    3. Menurut tacik, yang bakal jadi single ketiganya nanti sih (kalo ada) kalo ga Let Us Move On ya All I See. Dido butuh hits single yang duet duet gitu emang kayak waktu sama Eminem dulu, supaya nge-heiitzzz lagi gitu…

    4. Tacik pribadi sih menyukai Just Say Yes dan Day Before We Went To War. yang terakhir ini bener bener obat tidur banget dah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: