8 Comments

L1VE TO LOVE with Afgan

AFGAN - L1VE TO LOVE, LOVE TO L1VE Album 2013 MusikLo.com

 

Sebagai afganisme yang taat dan Nyonya rasa belum adanya review buat album2 Indonesia sendiri, maka Nyonya putuskan untuk mereview lagu2 di album ketiga dari penyanyi pria idola Nyonya ini. Single pertamanya “Pesan Cinta” cukup sukses menarik perhatian para ababilers di negeri ini dengan musik yang beda sebelas dua belas dengan “Panah Asmara”.

Seperti album2nya yg terdahulu, lagu2 di album ini, masih didominasi oleh lagu2 ballad nan syahdu dan karaokeable (tunggu penampilan Nyonyah dengan lagu2 terbaru Afgan yaa… #promosi). Okey, cukup promosinya. sebagai pemanasan, di bawah ini kamooh2 dapat menyimak dengan khusyu’ 3lagu yang menjadi favourite Nyonyah di album ini. Cekidottt….!

 

single kedua Afgan yang dijadiin sontrek MADRE. lagunya endes bwt didengerin malem2 sambil merenungi nasib kapan dapet jodoh. …..dan sudah tersedia di karaoke milik pendangdut terkenal ituh. kyaaaahhhhh….senaaaaannnggg….

 

3 nama musisi di lagu ini yang bikin Nyonya menempatkannya menjadi salah satu lagu favorit: (Papa) Beby Romeo as a composer, Andi Rianto as an arranger, and Afgan as a singer. Liriknya ga penting, tapi lagunya indah. Love it🙂

 

lagu penutup yang manis dari keseluruhan lagu di album ini. Katanya sih didedikasikan bwt afganisme2 seantero nusantara. Udah dijadiin sontrek sinetron di Indosiar ajah.

 

7 lagu lainnya adalah :

– Katakan Tidak; Demi Kamu dan Aku (feat. Sherina) –> masuk kategori Least favourite Nyonyah. seringnya dilewatin klo dengerin satu album ini. alesannya, lagunya kurang catchy di telinga Nyonya. Tapi aransemen orkestrasi di lagu “Demi Kamu dan Aku” ini patut diacungi beha nya Suhu Ocrit.

– Cinta Tanpa Syarat, Pesan Cinta, Jauh, Without You, Tanpa Bahasa –> lagu yg iramanya upbeast cuman Pesan Cinta dan Without You, beat nya lumayan enak buat goyang2 nanggung gitu. 3 lagu sisanya adalah lagu ballad, standar Afgan yang ga jelek, tapi ga mengesankan juga buat Nyonyah.

 

Demikian review dari Nyonyah. Semoga bisa membantu buat kamooh2 para Afganisme di luar sana. Dapatkan CD nya di gerai ayam goreng terdekat di kota kamu…

 

 

 

8 comments on “L1VE TO LOVE with Afgan

  1. Suhu ngetik komennya sambil dengerin albumnya boooook… yauliiii, Nyonya harus berbangga dong yaaa. Ini komentar Suhu pertama denger aja yaaaa. Nanti akan Suhu timbang timbang lagi berat badan di komentar berikutnya. Kali kali nilainya berubah.

    #1 Katakan Tidak
    ini lagunya endeuuusss…, gimana pula Nyonya kok gak sukaaa??? BAGAIMANAAAAH??

    #2 Jodoh Pasti Bertemu
    tolong Suhu dibangunkan kalo lagu ini udinda selesai…, LAMAK BENER DURASINYA??? dengernya kok gak abis abis… So Boring.
    Tapi kalo Suhu denger versi Nyonya di tempat pedangdut itu kayaknya Suhu mungkin akan suka. Lagian nada awal awalnya, Suhu pikir desye bakal nyanyi lagunya Home dari Michael Bublé.

    #3 Cinta Tanpa Syarat
    Ini lebih endeus dari lagu sebelumnya, mungkin karena pengaruh yang nyiptain lagunya si Alam Urbach kali ya… kyaaaaaaaaaaaahhhh.
    Suhu mau jadi Bidadari yang Terluka demi mas ini.

    #4 Sabar
    Papah Bebih kalo nyiptain lagu nadanya musti rendah rendah gitu ya, Suhu kan vokalnya sopran ampe 80 oktaf gitu ya…, agak susah kalo mau nyanyi lagu ginian.
    Agak gak sukak sih untuk lagu indang. Dengernya musti butuh kesabaran gitu ya ampe Afgan teriak teriak di bagian akhir lagu.

    #5 Pesan Cinta
    Love On Top KW sekian gitu ya, boook. Bakal menang grammy kategori tradisional gitu ya.

    #6 Jauh
    Mari jauhkan lagu ini dari telinga Suhu.

    #7 Without You
    Kirain Suhu desye bakal nyanyi lagunya “kenliiiii…. kenliii enimoooooorrrr” itu, rupanya lagu ciptaan desye sendiri bareng personel Numata yang luncang itu ya, Mhala. Oh God. Biarpun Suhu gak denger dia ngomong apa sepanjang lagu, tapi ini endeus boook.

    #8 Demi Kamu dan Aku feat. Sherina
    Suara Sherina itu emang sengau sengau gitu ya sekarang. Ini endeus, Nyon. Lagunya nampak bercerita. Epic.

    #9 Tanpa Bahasa
    Waw…, lagu lagu kita quality time duduk duduk chantique di sebuah kafe sambil hujan membasahi kaca jendela yang mulai berembun. Siluet siluet warna ungu gitu dengan cahaya temaram.
    Tapi Suhu sih lebih mending kehujanan.

    #10 Untukmu Aku Bertahan
    Oooh…, ciptaannya David Noah ya? Cocok nih buat lagu lagu FTV untuk adegan abis ditabrak mobil lalu lari lari dramatis ke rumah sakit dengan efek slow-motion.
    Tapi masih bagusan Aku Bertahan versi Rio Febrian ya, Nyon.

  2. Suhu komentarnya panjang ya booook…,
    emang Suhu suka sih ama yang panjang panjang gitu…

  3. Di sini boleh nawar asal ga Afgan ya nyah? *kaskuser banget*

    Masih nungguin lagu Afgan yang se-Sadis gitu ada ga sih?

    • Keknya Lagu kayak Sadis itu emang cuma ada satu dan ga bakal diproduksi lagi, neng. #halah. Penciptanya pun (masih) Beby Romeo. Sadis liriknya… Sadis pula nadanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: